
KENDARI, SULTRA, TEGAS.CO – Lokakarya Literasi Digital yang berlangsung selama dua hari penuh, pada 24–25 November 2025, di Perpustakaan Modern Provinsi Sulawesi Tenggara, sukses menarik perhatian masyarakat dan mahasiswa dalam upaya memahami pentingnya kecakapan digital di era informasi. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tenggara dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari penggiat literasi, ahli teknologi informasi, konten kreator digital, hingga budayawan lokal.
Lokakarya ini dirancang sebagai wadah pembelajaran intensif untuk meningkatkan kemampuan literasi digital masyarakat. Materi yang disajikan berfokus pada pemahaman konsep dasar literasi digital, pentingnya penggunaan teknologi secara bijak dan etis, serta strategi praktis dalam mengembangkan konten digital yang unik dengan basis kearifan lokal Sulawesi Tenggara.
Sebanyak 200 peserta secara total hadir dalam kegiatan ini, dibagi menjadi 100 peserta pada hari pertama dan 100 peserta pada hari kedua. Mereka berasal dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat umum, pelajar, dan mahasiswa.
Kontribusi Mahasiswa Jurnalistik
Yang menarik, sejumlah mahasiswa dari Program Studi Jurnalistik turut aktif berpartisipasi, yaitu Askar, Alhafid, Diarni, Andriani Resky, dan Eby. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen nyata mahasiswa jurnalistik dalam memperkuat kompetensi digital, sebuah keahlian krusial bagi calon jurnalis di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Partisipasi aktif mereka diharapkan dapat mendorong semangat kolaborasi lintas disiplin dalam ekosistem literasi digital daerah.
Ketua Panitia, Sudirman, mengungkapkan harapannya agar lokakarya ini menjadi tonggak awal dalam pembentukan ekosistem literasi digital yang lebih kreatif dan bermakna di Sulawesi Tenggara.
“Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan kreator-kreator konten lokal yang inovatif dan mampu memperkenalkan budaya Sulawesi Tenggara secara lebih luas,” ujar Sudirman.
Ia juga menekankan pentingnya bagi para peserta untuk dapat mengembangkan konten digital berkualitas yang mencerminkan budaya dan kearifan lokal, serta menerapkan prinsip penggunaan teknologi yang etis, bijak, dan produktif dalam kehidupan sehari-hari.
Lokakarya ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga berhasil mendorong kolaborasi produktif antara komunitas kreatif, mahasiswa, dan penggiat literasi. Diharapkan, kegiatan semacam ini akan terus diadakan untuk memajukan budaya literasi digital masyarakat Sulawesi Tenggara dan memberikan dampak positif pada aspek sosial maupun budaya daerah.
Penulis : Askar
Editor : Riski apriabi
