Awal 2026 Sampah Menumpuk di Kendari, Pemkot Minta Maaf dan Ungkap Penyebabnya

Kota Kendari
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda. Foto: Dinas Kominfo Kota Kendari

KENDARI Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga atas terjadinya penumpukan sampah di sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) selama beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut dipastikan bukan karena faktor kesengajaan, melainkan adanya kendala teknis dan masa transisi kebijakan di awal tahun.

Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda menjelaskan, ada beberapa hal yang menyebabkan terhambatnya pengangkutan sampah. Saat ini tengah terjadi proses transisi pengelolaan kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) ke pihak kecamatan. Petugas di lapangan masih memerlukan waktu untuk adaptasi pola kerja baru.

“Peralihan tanggung jawab ke kecamatan tentu membutuhkan adaptasi. Petugas teknis saat ini masih menyesuaikan pola kerja dan sistem pengangkutan,” ujar Sahuriyanto dalam keterangan resminya.

Di awal tahun anggaran, proses administrasi penyediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk armada pengangkut belum sepenuhnya tuntas. Libur Tahun Baru, banyak petugas pemungut sampah yang sedang menjalani masa libur, sehingga terjadi ketimpangan antara volume sampah yang dihasilkan masyarakat dengan kapasitas angkut petugas.

Pemkot Kendari memastikan bahwa penanganan sedang berlangsung secara intensif. Sahuriyanto optimistis dalam kurun waktu satu hingga dua hari ke depan, tumpukan sampah di berbagai titik akan segera teratasi.

“Insya Allah, satu sampai dua hari ke depan sudah akan tertangani. Saat ini OPD terkait sedang menyelesaikan kendala teknis agar pengangkutan sampah kembali normal,” tegasnya.

Selain memohon maaf, Pemkot Kendari juga mengajak masyarakat untuk berkolaborasi dalam menjaga kebersihan kota dengan cara membuang sampah sesuai dengan jam yang telah ditentukan, memilah sampah dari rumah tangga (minimal menjadi tiga bagian) untuk mengurangi beban volume di TPS, dan menjaga kebersihan sekitar demi kenyamanan bersama.

Pemkot berharap dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, persoalan sampah di Kota Kendari dapat tertangani lebih cepat menuju lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *