
KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari resmi menambah kekuatan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) guna memperkuat kinerja penegakan peraturan daerah. Langkah ini ditandai dengan pengalihan sejumlah tenaga Paruh Waktu (PW) untuk memperkuat barisan Satpol PP.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, menyampaikan kebijakan tersebut saat memimpin apel pasukan di pelataran kantor Balai Kota Kendari, Rabu (14/1/2026).
Ia menjelaskan, langkah ini merupakan solusi atas keterbatasan personel yang selama ini dirasakan oleh beberapa perangkat daerah, seperti Satpol PP, BPBD, Pemadam Kebakaran, dan Dinas Perhubungan.
Personel yang dialihkan ini berasal dari tenaga honorer yang sebelumnya bertugas di tingkat kelurahan dan kecamatan. Amir Hasan menyebutkan bahwa para tenaga PW ini patut bersyukur karena telah memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP). Meski saat ini statusnya masih paruh waktu karena keterbatasan anggaran negara, mereka memiliki potensi untuk menjadi ASN penuh waktu sesuai kebijakan pemerintah pusat di masa depan.
Mengenai skema kerja, personel PW di Satpol PP akan bekerja dengan sistem shift sebanyak tiga kali dalam seminggu, mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WITA. Terkait besaran honor, pemerintah daerah melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berkomitmen untuk melakukan penyesuaian agar setara dengan personel Satpol PP lainnya dan menghilangkan kesenjangan pendapatan.
Penguatan personel ini tidak hanya menyasar tingkat kota, tetapi juga menjangkau wilayah kecamatan dan kelurahan. Amir Hasan menginstruksikan agar Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) kecamatan bertugas sebagai Kepala Satuan Polisi Kecamatan. Sementara itu, personel di kelurahan diminta aktif memantau pergerakan masyarakat serta menjaga aset dan marwah pemerintah daerah.
Dalam arahannya, Sekda menekankan pentingnya disiplin, etika, dan profesionalisme. Sebagai garda terdepan penegak Perda, personel Satpol PP dituntut memiliki kewibawaan yang tercermin dari sikap maupun penampilan.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemkot Kendari berencana memperbarui seragam personel dengan kualitas yang lebih baik melalui sistem penjahitan langsung. Diharapkan, peningkatan fasilitas ini dapat memotivasi personel dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Satpol adalah penegak Perda. Wibawa itu penting, bukan hanya dari sikap, tapi juga dari penampilan,” ujar Amir Hasan menutup arahannya.
Editor: Tim Redaksi
