
KENDARI – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, secara resmi meresmikan gedung baru Koperasi Credit Union (CU) Mentari Kasih, Selasa (3/3/2026). Peresmian ini menandai babak baru bagi koperasi tersebut setelah sempat tertunda, sekaligus menjadi simbol pertumbuhan lembaga yang kini genap berusia sembilan tahun.
Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti di Aula Kantor CU Mentari Kasih. Hadir dalam acara tersebut Kepala Bapenda Kota Kendari, Ketua Pengurus CU Mentari Kasih Casimirus, General Manager Maria Helen Supit, serta jajaran pengawas dan staf manajemen.
Dalam sambutannya, Wali Kota Siska Karina Imran menyampaikan apresiasi atas fasilitas gedung baru yang dinilai megah dan representatif. Ia menegaskan bahwa kehadiran CU Mentari Kasih telah memberikan dampak positif bagi pergerakan ekonomi di ibu kota Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Kami mengapresiasi seluruh pengurus CU Mentari Kasih yang telah bersinergi dengan pemerintah. Semoga kehadiran gedung baru ini memberikan sumbangsih kebaikan yang besar, khususnya bagi masyarakat Kota Kendari,” ujar Siska.
Wali Kota juga menyoroti tingginya kepercayaan publik terhadap koperasi ini, yang terbukti dari jumlah anggota yang telah mencapai 11.106 orang. Angka tersebut menempatkan CU Mentari Kasih sebagai salah satu koperasi dengan basis anggota terbesar di Kendari.
Wali Kota berharap CU Mentari Kasih terus menjadi mitra strategis dalam memperkuat ekonomi inklusif dan berkelanjutan di wilayah Sultra melalui penguatan sektor keuangan berbasis anggota.
Ketua Pengurus CU Mentari Kasih, Casimirus menjelaskan, koperasi yang ia pimpin awalnya merupakan bagian dari jaringan di Makassar sebelum akhirnya mandiri dan berkembang pesat di Sulawesi Tenggara.
Hingga Desember 2025, CU Mentari Kasih mencatat performa keuangan yang impresif, total anggota 11.106 orang, aset kurang lebih Rp200 miliar, dikelola oleh 45 staf manajemen profesional, dan emiliki tiga kantor pelayanan di luar Kendari, yakni di Unaaha (Konawe), Pomalaa (Kolaka), dan Labasa (Muna).
Meski bergerak di sektor keuangan, Casimirus menekankan bahwa misi utama mereka adalah pemberdayaan manusia.
“Aksesnya memang melalui layanan keuangan, tetapi yang kami utamakan adalah pemberdayaan melalui pendidikan dan pelatihan rutin bagi anggota,” tegasnya.
Editor: Tim Redaksi