Seekor Paus Sperma Ditemukan Terdampar di Perairan Kolaka

Seekor Paus Sperma Ditemukan Terdampar di Perariran Kolaka. gambar istimewa

PETARUNGSULTRA.COM, KOLAKA – Seekor paus sperma dengan panjang kurang lebih 8 hingga 10 meter ditemukan terdampar dalam kondisi mati di pesisir Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka.

Kejadian ini memicu kekhawatiran serius terkait pencemaran lingkungan di wilayah perairan tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Abd. Halik, meminta pihak terkait segera melakukan penanganan terpadu dan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kematian biota laut yang dilindungi tersebut.

Karena bau bangkai paus sperma tersebut yang mulai menyengat dan mengganggu masyarakat sekitar, Halik mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait seperti BKSDA serta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) untuk segera bertindak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Ia menawarkan dua solusi utama untuk penanganan bangkai hewan berbobot sekitar 10 ton tersebut.

“Pertama, penguburan di Area Pasang Surut, tentu menggunakan alat berat dengan dukungan dari pihak swasta atau perusahaan tambang di Kolaka,” kata Halik seperti di kutip dari tegas.co, Jumat (5/3/2026).

Kedua, lanjut Halik, penenggelaman ke laut dalam dengan menggunakan pemberat agar bangkai paus bisa menjadi sumber energi bagi biota laut lainnya tanpa mencemari pemukiman warga.

Dia juga mengharapkan kepada para peneliti, sebelum dilakukan penenggelaman, agar mengambil sampel untuk membedah penyebab kematian.

“Apakah karena faktor usia, polusi plastik, atau kontaminasi kimia,” lanjutnya.

Menurutnya, ini adalah langkah objektif sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian biota laut yang dilindungi undang-undang.

“Sangat penting bagi peneliti untuk turun ke lapangan,” ujarnya

Publisher: Yusrif