
KENDARI – Memasuki momentum perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui peluncuran program “Mudik Gratis Bersama ASR Tahun 2026”.
Program yang digagas langsung oleh Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR), ini hadir sebagai solusi bagi warga yang ingin merayakan lebaran di kampung halaman tanpa harus terbebani biaya transportasi yang kerap melonjak menjelang hari raya.
Tahun ini, Pemprov Sultra melalui Dinas Perhubungan setempat menyiapkan kuota yang cukup besar, yakni sebanyak 2.622 penumpang. Untuk memastikan jangkauan yang luas ke 17 Kabupaten/Kota di Bumi Anoa, program ini mencakup tiga moda transportasi utama, yaitu kapal penumpang, Ferry, serta Bus/Angkutan umum.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar bantuan transportasi, melainkan manifestasi dari pelayanan publik yang inklusif.
“Program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang berpihak kepada masyarakat. Kami ingin memastikan warga dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih aman, nyaman, dan tertib,” ujar Andi Sumangerukka.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa efisiensi biaya menjadi poin krusial. “Harapan kami, beban biaya transportasi masyarakat dapat berkurang, sehingga mereka bisa lebih fokus pada keperluan merayakan Idulfitri bersama keluarga,” tambahnya.
Untuk moda kapal laut, Pemprov menyediakan armada KM Napoleon 77 dengan rute Kendari–Waodeburi dan Kendari–Wanci, serta KM Simba 1 dengan rute Kendari–Wanci.
Moda ferry, layanan mudik gratis dilayani oleh beberapa kapal, yakni KMP Bahteramas rute Kendari–Langara, KMP Kambaniru rute Amolengo–Labuan, KMP Nuku rute Torobulu–Tampo, KMP Tenggiri rute Baubau–Waara, dan KMP Sultan Murhum II rute Kamaru–Wanci.
Sedangkan transportasi darat DAMRI dengan rute Kendari menuju Mawasangka, Baubau, Tondasi, Ereke, Bombana, Tongkuno, dan Pinanggo. Pemberangkatan dijadwalkan berlangsung tanggal 16 hingga 18 Maret 2026, menyesuaikan dengan moda transportasi dan rute perjalanan.
Pendaftaran dan pengambilan tiket dilakukan secara langsung dengan membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga. Untuk setiap kartu keluarga, layanan ini dapat digunakan maksimal oleh empat orang.
Pendaftaran tiket kapal dan ferry dilaksanakan tanggal 13–15 Maret 2026. Untuk kapal dan ferry menggunakan KMP Nuku, KMP Kambaniru, dan KMP Bahteramas, pendaftarannya bisa dilakukan di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sutra.
Untuk pengguna ferry KMP Tenggiri dan KMP Sultan Murhum II, selain dapat mendaftarkan di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara, calon penumpang juga bisa melakukan pendaftaran di Kantor UPTD Pelabuhan Penyeberangan Baubau.
Pendaftaran untuk moda DAMRI dibuka tanggal 13–14 Maret 2026 di Terminal Tipe B Baruga, Kendari.
Editor: Tim Redaksi