Resmikan Pasar Banteng, Siska Karina Imran Harapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru di Kendari

IMG-20260709-WA0083
Foto bersama peresmian Pasar Banteng yang terletak di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Kamis (9/7/2026). Foto: Dinas Kominfo Sultra @2026

KENDARI, PETARUNGSULTRA.COM – Geliat perekonomian di Kota Kendari kembali mendapat angin segar. Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, secara resmi membuka operasional Pasar Banteng yang terletak di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Kamis (9/7/2026).

Peresmian pusat perdagangan baru ini ditandai dengan prosesi pemotongan pita secara simbolis. Momentum penting ini turut disaksikan oleh unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Kendari, para kepala OPD di lingkup Pemerintah Kota Kendari, camat, lurah, tokoh masyarakat, pihak perbankan, serta jajaran Perumda Pasar Kota Kendari.

Dalam sambutannya, Siska menyampaikan bahwa Pasar Banteng merupakan pasar ke-12 yang kini hadir di Kota Kendari. Keberadaannya dinilai memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung laju pertumbuhan ekonomi daerah.

“Keberadaan pasar lokal sangat penting karena menjadi jalur distribusi berbagai komoditas hasil pertanian, perikanan, peternakan, serta produk UMKM masyarakat,” ucapnya.

Siska menambahkan, pertumbuhan penduduk Kota Kendari yang terus meningkat pesat saat ini harus diimbangi dengan penyediaan fasilitas publik yang memadai. Salah satunya adalah dengan menghadirkan sarana perdagangan yang tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi apik yang terjalin antara pihak swasta dan Perumda Pasar Kota Kendari. Kerja sama sinergis dengan Pemerintah Kota Kendari ini berhasil menghadirkan fasilitas pasar yang representatif bagi warga Kecamatan Poasia dan sekitarnya.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat baik antara pemerintah dan pihak swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kehadiran Pasar Banteng diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tuturnya.

Di sisi lain, Siska menekankan pentingnya penataan kawasan perdagangan secara serius. Hal ini diperlukan demi menekan keberadaan pasar liar yang kerap beroperasi di pinggir jalan, yang selama ini memicu gangguan ketertiban serta kelancaran arus lalu lintas. Dengan area yang cukup luas, Pasar Banteng hadir sebagai solusi tepat agar para pedagang bisa berjualan di tempat yang jauh lebih tertib, aman, dan nyaman.

Tak hanya meresmikan pasar, Siska juga memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan Program UMKM Maju. Program ini merupakan salah satu agenda prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari yang mengucurkan bantuan modal usaha tanpa bunga khusus bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

“Pemerintah Kota Kendari terus berkomitmen mendukung pelaku UMKM melalui bantuan permodalan, pendampingan usaha, serta berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Siska mengajak seluruh elemen—mulai dari pedagang, pengelola pasar, hingga masyarakat luas—untuk kompak menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan di lingkungan Pasar Banteng.

“Pasar yang bersih dan tertata akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat serta meningkatkan minat warga untuk datang berbelanja. Karena itu, mari kita jaga bersama fasilitas ini agar dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi perekonomian daerah,” tutupnya.

Editor: Tim Redaksi