Penguatan Gerakan Sultra Religius, Gubernur Andi Sumangerukka Hadirkan Ustaz Das’ad Latif

783036030_1005150562538569_4585023284745638368_n
Dalam rangka merayakan syukuran HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus memperkuat Gerakan Sultra Religius. Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka secara khusus menghadirkan penceramah kondang, Ustaz Das’ad Latif, Sabtu (29/8/2026). Foto: Dinas Kominfo Sultra @2026

KENDARI, PETARUNGSULTRA.COM — Suasana penuh khidmat dan kehangatan menyelimuti Aula Bahteramas, Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (29/8/2026). Dalam rangka merayakan syukuran HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus memperkuat Gerakan Sultra Religius, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka secara khusus menghadirkan penceramah kondang, Ustaz Das’ad Latif.

Acara silaturahmi ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra, para bupati, Penjabat Sekda Sultra, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sultra. Turut mendampingi pula Ketua Tim Penggerak PKK Sultra, Arinta Andi Sumangerukka, beserta anggota Dharma Wanita Persatuan.

Dalam tausiyahnya yang sarat makna dan lekat dengan gaya jenaka khasnya, Ustaz Das’ad Latif mengingatkan para pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar senantiasa memaknai jabatan sebagai sebuah amanah besar. Ia menegaskan bahwa kedudukan bukanlah sekadar status, melainkan ladang pengabdian untuk mendatangkan kebaikan bagi masyarakat luas.

“Kejujuran adalah landasan utama dalam menjalankan tugas pemerintahan. Dengan kejujuran, kewenangan yang diamanahkan dapat dikelola dengan benar demi kesejahteraan masyarakat,” pesan Ustaz Das’ad di hadapan para tamu undangan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa kehadiran penceramah asal Sulawesi Selatan ini diharapkan mampu menyuntikkan nilai-nilai spiritual yang kuat bagi para abdi negara.

Menurutnya, kemajuan sebuah daerah tidak bisa diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi semata. Pembangunan mental dan spiritual harus berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur fisik, pembentukan sumber daya manusia yang berkarakter serta berakhlak mulia menjadi kunci utama kemajuan daerah, dan ilai-nilai keagamaan ini diintegrasikan langsung melalui Gerakan Sultra Religius yang digalakkan oleh pemerintah provinsi.

Melalui momentum kemerdekaan ini, Gubernur berharap seluruh jajaran pemerintah daerah dapat mengimplementasikan nilai-nilai religius tersebut secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memberikan pelayanan publik yang tulus dan berintegritas kepada masyarakat.

Editor: Tim Redaksi