Gebrakan Bupati Buton di Rakornas ASPABI: Kawal Hilirisasi Asbuton

700074854_1301365205453535_7816222290054769863
Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra saat bertemu perwakilan Kementerian PU Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Aliansi Pengembang Aspal Buton (ASPABI) yang berlangsung di Hotel Ibis Styles BSD, Selasa hingga Rabu (12–13/5/2026). Foto: Dinas Kominfo dan Persandian Kab. Buton @2026

BUTON – Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra terus bergerak aktif membangun komunikasi dan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat. Langkah strategis ini dilakukan demi mengawal Kabupaten Buton agar tetap menjadi pilar utama dalam peta pengembangan hilirisasi Aspal Buton di kancah nasional.

Komitmen tersebut ditegaskan Alvin saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Aliansi Pengembang Aspal Buton (ASPABI) yang berlangsung di Hotel Ibis Styles BSD, Selasa hingga Rabu (12–13/5/2026). Forum strategis ini turut menghadirkan perwakilan sejumlah kementerian serta pemangku kepentingan terkait pengembangan Aspal Buton nasional.

Di sela-sela rapat, Bupati Alvin memanfaatkan momentum untuk menjalin komunikasi langsung dengan jajaran kementerian terkait. Ia ingin memastikan bahwa arah kebijakan hilirisasi Aspal Buton ke depan tidak sekadar berfokus pada pemanfaatan material semata, melainkan harus mampu memberikan multiplier effect atau dampak ekonomi yang konkret bagi daerah penghasil dan masyarakat lokal.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton sendiri menyambut positif langkah cepat pemerintah pusat dalam memperkuat penggunaan dan hilirisasi Aspal Buton secara nasional. Bagi Alvin, momentum emas ini harus dikonversi menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah serta membawa manfaat langsung bagi warga di tanah Buton.

“Kami mendukung penuh penguatan penggunaan Aspal Buton secara nasional. Kami berharap agenda hilirisasi ini dapat memberi manfaat yang nyata bagi daerah penghasil, khususnya Kabupaten Buton, baik melalui investasi, penguatan industri pengolahan, maupun peluang kerja bagi masyarakat,” tutur Alvin.

Lebih lanjut, Alvin menegaskan bahwa Pemkab Buton tidak akan tinggal diam. Pihaknya akan terus mengawal dan menjembatani komunikasi dengan pusat agar pengembangan komoditas ini benar-benar memicu kebangkitan ekonomi daerah. Terlebih, Aspal Buton merupakan salah satu potensi strategis nasional yang bersumber langsung dari bumi Kabupaten Buton.

“Harapan kami, momentum hilirisasi ini menjadi peluang besar untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, dan menghadirkan investasi yang berdampak langsung bagi daerah,” tambahnya.

Gayung bersambut, komitmen daerah ini mendapat respons positif dari pemerintah pusat. Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Roy Rizali Anwar, menyatakan bahwa pusat memberikan perhatian yang sangat serius terhadap penguatan penggunaan dan hilirisasi Aspal Buton sebagai bagian dari agenda industrialisasi nasional.

“Asbuton dalam konteks ini memiliki posisi yang sangat strategis. Aspal Buton bukan hanya komoditas, tetapi merupakan aset nasional yang harus kita dukung menjadi kekuatan industri nasional, sekaligus menjadi bagian penting dalam memperkuat kemandirian material infrastruktur,” ungkap Roy.

Sebagai bukti keseriusan tersebut, Roy membeberkan bahwa pemerintah saat ini tengah memperkuat regulasi penggunaan Aspal Buton melalui Peraturan Menteri PU (PermenPU) tentang Penggunaan Asbuton Olahan untuk Pembangunan dan Preservasi Jalan Tahun 2026–2029. Di dalam regulasi anyar tersebut, target-target besar telah dicanangkan secara bertahap.

“Dalam PermenPU yang baru ditanda tangan ada target, untuk wilayah Jawa dan Bali targetnya 2027 itu 100 persen penggunaan Aspal Buton. Sedangkan wilayah lain direncanakan 35 persen. Tapi saya meminta untuk Sulawesi kalau bisa 100 persen juga karena Aspal Buton berasal dari Sulawesi,” tegas Roy.

Tidak berhenti di tingkat PermenPU, pemerintah pusat juga sedang bergerak cepat menyusun Draft Peraturan Presiden (Perpres) terkait Penggunaan Aspal Buton dari sektor hulu hingga hilir. Aturan setingkat Perpres ini diharapkan mampu mengunci dan memperkuat ekosistem industri Aspal Buton nasional demi masa depan infrastruktur yang mandiri.

Editor: Tim Redaksi