
KENDARI, PETARUNGSULTRA.COM – Suasana di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) mendadak riuh dan penuh semangat pada Selasa (11/8/2026). Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga kepala perangkat daerah berkumpul bukan untuk rapat formal, melainkan bersiap adu ketangkasan dalam rangkaian pertandingan olahraga dan lomba tradisional menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sultra.
Acara yang berlangsung hingga 15 Agustus mendatang ini dibuka langsung oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka. Lewat momen ini, ia mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk menanggalkan sejenak ketegangan rutinitas kerja, lalu meleburnya menjadi energi kebersamaan dan persatuan.
Menurut Gubernur Andi Sumangerukka, kompetisi yang digelar selama lima hari ke depan ini bukan sekadar ajang berburu medali atau piala. Lebih dari itu, di dalamnya terkandung nilai kedisiplinan, kerja keras, ketekunan, hingga sportivitas yang tinggi. Lapangan pertandingan menjadi ruang terbuka bagi para aparatur daerah untuk mempererat tali persaudaraan dan soliditas dalam mengawal pembangunan di Bumi Anoa.
Ia menekankan bahwa peringatan kemerdekaan Indonesia seyogianya tidak terjebak dalam ritual seremonial tahunan atau sekadar mengenang lembar sejarah masa lalu. Momen Agustus ini harus menjadi pemantik untuk memperkokoh nasionalisme dan melahirkan karya-karya nyata yang berkontribusi positif bagi bangsa.
Selain mengejar kebugaran fisik dan penguatan karakter, Gubernur juga menyelipkan pesan agar seluruh rangkaian lomba dinikmati dengan penuh kegembiraan.
“Jadikan kegiatan ini juga sebagai sarana hiburan. Karena saya tahu, di sela-sela kegiatan ini pasti akan ada tawa dan keceriaan, dan mungkin ada juga yang merasa kesal karena tidak mendapatkan kemenangan,” ujarnya disambut senyum para peserta.
Kemeriahan pembukaan ini pun ditandai secara simbolis dengan pelepasan balon ke udara oleh Gubernur Sultra, didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sultra serta jajaran pejabat Forkopimda.
Apresiasi tinggi juga dialamatkan kepada seluruh jajaran instansi vertikal, BUMD, dan ASN yang telah antusias mendukung acara ini. Kendati demikian, faktor keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Mengingat intensitas perlombaan yang cukup tinggi, Andi Sumangerukka mengingatkan para peserta untuk bijak mengukur kemampuan fisik masing-masing.
“Bagi mereka yang mengikuti kegiatan lomba dan mempunyai riwayat kesehatan yang tidak bagus, silakan dipertimbangkan untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan perlombaan yang berdampak pada kesehatan dan keselamatan,” katanya mengingatkan.
Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, tim medis disiagakan penuh untuk memantau jalannya kompetisi. Jika ada peserta yang kondisi fisiknya tidak stabil, petugas kesehatan berwenang memberikan arahan agar mereka segera menepi demi keselamatan.
Gubernur berharap, di balik peluh dan tawa sepanjang perlombaan, ada semangat kolektif yang dibawa pulang untuk membangun daerah.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya kita bersama dalam merawat semangat kebersamaan, menjaga persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan motivasi kita untuk terus berkarya, demi mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera dan religius,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sultra, La Ode Daerah Hidayat, menjelaskan bahwa agenda tahunan ini mengusung tema besar “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Selama pelaksanaan, halaman Kantor Gubernur akan disulap menjadi arena tanding berbagai cabang olahraga populer dan rekreasi, mulai dari bulu tangkis, mini soccer, tenis lapangan, hingga deretan permainan tradisional.
Editor: Tim Redaksi