KKP dan Pemprov Sultra Kirim 50 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT

777331935_994918190228473_3476077416471067430_n
KKP_Pemprov_Sultra_Kirim Bantuan_Korban_Gempa_NTT.

KENDARI, PETARUNGSULTRA.COM – Kepedulian antardaerah kembali ditunjukkan untuk meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi memberangkatkan sekitar 50 ton bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur Sultra Andi Sumangerukka turun langsung meninjau kesiapan logistik tersebut di atas kapal di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari, Senin (17/8/2026).

Bantuan ini diberangkatkan melalui jalur laut menggunakan Kapal Orca 06 milik Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), dengan estimasi perjalanan dua hingga tiga hari menyesuaikan kondisi cuaca.

Total 50 ton bantuan tersebut merupakan kolaborasi nyata, di mana 40 ton berasal dari KKP dan 10 ton lainnya disumbangkan oleh Pemprov Sultra. Adapun isi bantuan meliputi beras, mi instan, minyak goreng, gula kemasan, biskuit, ikan kaleng, popok bayi, hingga obat-obatan esensial.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan bahwa pengiriman ini dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi secara intensif dengan satuan tugas di Maumere, NTT, guna memetakan kebutuhan mendesak warga terdampak.

“Saudara-saudara kita mengalami musibah bencana alam, gempa yang cukup serius. Kami di sini berkoordinasi juga dengan Pak Gubernur untuk mengumpulkan bantuan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penyaluran logistik ini baru merupakan tahap awal. KKP berkomitmen untuk terus memantau dan mengidentifikasi kebutuhan lanjutan, khususnya bagi para pelaku sektor kelautan dan perikanan di wilayah bencana.

“Yang pasti, sama seperti yang pernah kita lakukan di Aceh, kita tidak berhenti. Kita selalu melakukan identifikasi, khususnya masyarakat-masyarakat kelautan dan perikanan yang terdampak,” jelasnya.

Di sela-sela peninjauan tersebut, Menteri Trenggono juga menyampaikan komitmen KKP dalam mendorong sektor kelautan di Sultra, termasuk rencana pembangunan sekitar 60 titik Kampung Nelayan Merah Putih menyusul tuntasnya tahap pertama.

Sementara itu, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, menyampaikan bahwa keterlibatan Pemprov Sultra murni sebagai wujud solidaritas dan empati mendalam masyarakat Bumi Anoa terhadap saudara-saudara mereka di NTT.

“Alhamdulillah, saat ini sedang dilakukan pemuatan bantuan yang tadi dijelaskan Pak Menteri, sekitar 50 ton. Kita berharap dalam waktu dua sampai tiga hari barang ini sudah sampai ke NTT dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kita yang sedang mengalami gempa di NTT,” ucapnya.

Gubernur juga tak lupa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia melalui Menteri KKP atas perhatian besar yang diberikan kepada Sultra, khususnya lewat program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang diyakini mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Kami Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan masyarakat Sulawesi Tenggara mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden melalui Bapak Menteri KKP. Semoga apa yang menjadi niat baik kita ini berjalan lancar dan aman,” pungkasnya.

Editor: Tim Redaksi