
MAKASSAR, PETARUNGSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah regional. Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang digelar di Kota Makassar, Jumat malam (18/9/2026), Pemprov Sultra sukses memboyong dua penghargaan sekaligus.
Ajang bergengsi ini dihadiri langsung oleh Menkopolkam Djamari Chaniago, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, serta para gubernur se-Sulawesi. Kegiatan tersebut diinisiasi sebagai bentuk dorongan bagi pemerintah daerah di Indonesia untuk terus mengakselerasi kinerja, menghadirkan inovasi, dan mengoptimalkan kualitas pelayanan publik.
Dalam penganugerahan itu, Pemprov Sultra berhasil menempati peringkat kedua pada dua dari empat kategori utama yang diperlombakan, yakni Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. Atas pencapaian ini, Pemprov Sultra berhak atas dana apresiasi dengan total nilai mencapai Rp 3 miliar.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya kepada Kementerian Dalam Negeri atas penghargaan yang diraih, baik pada Batch I maupun Batch II tahun ini. Sebelumnya, pada Batch I yang dihelat di Kota Kendari pada Juni 2026 lalu, Sultra juga sukses meraih peringkat kedua untuk kategori Creative Financing.
Gubernur mengungkapkan bahwa sektor kesehatan saat ini menjadi salah satu fokus utama pembangunan di Sultra. Sementara itu, untuk menjaga kelestarian dan keasrian lingkungan, Pemprov Sultra telah mencanangkan gerakan korve atau kegiatan bersih-bersih bersama yang rutin dilaksanakan setiap hari Selasa sepanjang tahun ini.
“Saya bersama seluruh masyarakat menyampaikan banyak terima kasih kepada Bapak Mendagri yang memberikan apresiasi kepada kami, termasuk fiskalnya, yang akan digunakan untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Gubernur dalam konferensi pers bersama Mendagri usai kegiatan.
Prestasi membanggakan Sultra ini semakin lengkap dengan keberhasilan jajaran pemerintah kabupaten/kota di wilayahnya. Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari sukses keluar sebagai peringkat pertama, disusul Kota Baubau di peringkat kedua untuk Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan tingkat kota. Masing-masing daerah tersebut turut membawa pulang dana apresiasi senilai Rp 2 miliar dan Rp 1,5 miliar.
Editor: Tim Redaksi