Satu-satunya Srikandi di Bursa Pilpresma UHO, Pasangan Fitriyah-Nia Usung Slogan “BERANI”

KENDARI – TEGAS.CO – KAMIS, 18 DESEMBER 2025 – Dinamika pemilihan Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Halu Oleo (UHO) tahun ini mencatatkan sejarah baru. Dari deretan kandidat yang bertarung, pasangan nomor urut 3, Fitriyah Nurainun Natiq Mapatarani dan Nia Astarina, menjadi sorotan utama sebagai satu-satunya keterwakilan perempuan dalam bursa calon pemimpin tertinggi mahasiswa Bumi Bahteramas.

Datang dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), dan wakilnya  dari Fakultas Ekonomi (FEKON) pasangan ini tampil percaya diri dengan membawa slogan “BERANI”. Slogan ini bukan sekadar kata, melainkan representasi dari semangat ketegasan, transparansi, dan inklusivitas yang ingin mereka bawa ke ranah Lembaga Eksekutif Mahasiswa.

Pecahkan Dominasi Maskulin

Kehadiran Ainun sebagai calon Presiden Mahasiswa menjadi angin segar di tengah dominasi figur laki-laki yang biasanya mewarnai kontestasi Pilpresma di UHO. Bersama wakilnya, Nia Astarina, mereka ingin membuktikan bahwa kepemimpinan perempuan memiliki daya saing yang kuat dan perspektif yang lebih empatik dalam menyerap aspirasi mahasiswa.

“Kami hadir bukan hanya sebagai pelengkap, tapi sebagai bukti bahwa perempuan mampu berdiri di garda terdepan untuk membawa perubahan nyata bagi Universitas Halu Oleo,” ujar Ainun dalam sebuah kesempatan.

Visi dan Slogan “BERANI”

Pasangan nomor urut 3 ini menekankan bahwa slogan BERANI merupakan akronim dari komitmen mereka untuk:

Bersinergi: Membangun hubungan harmonis antar lembaga kemahasiswaan.

Responsif: Cepat tanggap terhadap isu-isu krusial mahasiswa.

Inovatif: Membawa cara-cara baru dalam menjalankan roda organisasi di era digital.

Dukungan dari Akar Rumput

Sebagai representasi dari FISIP dan Fekon pasangan Ainun-Nia mulai mendapat perhatian luas, tidak hanya dari kalangan aktivis perempuan tetapi juga dari mahasiswa yang mendambakan gaya kepemimpinan baru yang lebih segar dan terbuka.

Pemilihan yang akan datang diprediksi bakal berlangsung sengit, namun pasangan nomor urut 3 ini optimis bahwa suara mahasiswa yang menginginkan perubahan akan berlabuh pada mereka.

PENULIS : RISKI APRIABI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *