Ketua RT/RW Se-Kota Kendari Ikuti Apel Kasatkamling

Satkamling
Pemerintah Kota Kendari bersama Polda Sulawesi Tenggara memperkuat komitmen keamanan berbasis masyarakat melalui gelaran Apel Kasatkamling besar-besaran yang diikuti hampir 1.000 Ketua RT dan RW se-Kota Kendari memadati Lapangan Upacara Balai Kota Kendari, Rabu (7/1/2026). Foto: Diskominfo Kendari @2026

KENDARI – Pemerintah Kota Kendari bersama Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) memperkuat komitmen keamanan berbasis masyarakat melalui gelaran Apel Kasatkamling besar-besaran. Sebanyak hampir 1.000 Ketua RT dan RW se-Kota Kendari memadati Lapangan Upacara Balai Kota Kendari. Rabu (7/1/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting konsolidasi tiga pilar kamtibmas—Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan Masyarakat—untuk menjaga stabilitas keamanan di lingkungan terkecil.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sultra, Kombes Pol Suharman Sanusi, SIK. Turut hadir Wali Kota Kendari, Wakil Wali Kota, Sekda, unsur Forkopimda, serta jajaran Kepala OPD lingkup Pemkot Kendari.

Dalam arahannya, Kombes Pol Suharman menegaskan bahwa Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) bukan sekadar pos jaga, melainkan pengamanan swakarsa yang memiliki legalitas berdasarkan UU No. 2 Tahun 2002.

“Satkamling lahir dari kesadaran masyarakat. Setelah dikukuhkan Polri, mereka memiliki kewenangan kepolisian terbatas untuk mendukung pemeliharaan kamtibmas,” ujar Suharman.

Langkah revitalisasi ini diambil bukan tanpa alasan. Berdasarkan data Polda Sultra, terjadi tren peningkatan gangguan kamtibmas di wilayah Sulawesi Tenggara.Statistik Keamanan Tahun 2025, total gangguan: 6.765 kejadian (Naik 8,60% dibanding 2024), wilayah tertinggi: Kota Kendari dengan 1.714 kejadian. Dominasi kasus: Penganiayaan berat, pengeroyokan, kejahatan anak, serta pencurian (biasa dan pemberatan).

Melihat data tersebut, Polda Sultra menargetkan pada tahun 2026 ini, setiap RW di Kota Kendari wajib memiliki satu Satkamling aktif.

Selain mencegah tindak kriminal, Satkamling diproyeksikan menjadi cooling system atau penenang di tengah masyarakat. Keberadaannya diharapkan mampu melakukan deteksi dini terhadap potensi konflik maupun situasi kontinjensi lainnya.

“Pos Satkamling adalah kunci. Dari sana koordinasi, deteksi dini, dan pencegahan bisa dilakukan secara cepat dan efektif sebelum berkembang menjadi masalah besar,” tegas Dirbinmas.

Di akhir acara, Kombes Pol Suharman memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Pemerintah Kota Kendari atas sinergi yang kuat dalam pembinaan keamanan hingga tingkat akar rumput. Dengan penguatan yang terstruktur ini, diharapkan Kota Kendari menjadi wilayah yang lebih aman, partisipatif, dan berkelanjutan.

Editor: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *