Pimpin Apel Perdana 2026, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Tegaskan Efisiensi Anggaran dan Disiplin ASN

Apel Pagi gabungan
Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Sultra yang digelar halaman kantor Gubernur Sultra, Senin (19/1/2026). Foto: Pemprov Sultra @2026

KENDARI – Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Sultra, Senin (19/1/2026).

Dalam arahannya di Lapangan Kantor Gubernur, ia menekankan pentingnya tata kelola anggaran yang lebih cermat dan penguatan disiplin pegawai sebagai pilar pelayanan publik di tahun 2026.

Gubernur menyoroti hasil evaluasi penggunaan anggaran tahun sebelumnya yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat sasaran di beberapa sektor. Ia menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menghentikan segala bentuk pemborosan.

“Pengelolaan anggaran harus tepat sasaran. Tidak boleh ada lagi pemborosan. Semua kegiatan harus berjalan sesuai instruksi dan disposisi gubernur,” tegasnya.

Terkait beban belanja pegawai, Gubernur memaparkan adanya selisih proyeksi gaji dari sekitar 23 ribu ASN yang mencapai lebih dari Rp1,7 triliun dari estimasi awal Rp1,6 triliun. Ia berjanji, jika efisiensi berhasil dilakukan di tahun 2026, maka pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dapat dilakukan secara lebih adil.

Di sisi makro ekonomi, Sultra menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Sultra pada Triwulan III-2025 tercatat mencapai 5,65 persen, naik dari angka 5,4 persen di tahun 2024. Capaian ini juga dibarengi dengan keberhasilan menekan inflasi tahunan hingga 2,86 persen, yang berada di bawah rata-rata nasional (2,92 persen).

“Dengan pertumbuhan ekonomi yang meningkat, maka ekonomi masyarakat juga harus ikut meningkat. Anggaran pemerintah harus menjadi stimulus yang efektif,” tambahnya.

Meski realisasi penyerapan anggaran tahun 2025 mencapai 88,99 persen, Gubernur menetapkan target yang lebih tinggi untuk tahun 2026. Ia meminta seluruh OPD untuk segera memulai kegiatan sejak Triwulan I dengan target serapan di atas 95 persen.

Langkah ini dianggap krusial, terutama bagi OPD penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD), agar lebih inovatif dalam merespons pengurangan dana transfer pusat di tahun ini.

Menutup arahannya, Andi Sumangerukka memberikan apresiasi kepada petugas keamanan yang menjaga kondusivitas selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia mengajak seluruh ASN untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota dan instansi vertikal demi kemajuan Sulawesi Tenggara.

“Jaga disiplin, integritas, dan komitmen pelayanan publik. Kita harus memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Editor: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *