Perkuat Ketahanan Pangan, Wawali Kendari Panen Raya Jagung Hibrida di Anggoeya

Panen jagung
Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, memimpin langsung aksi panen jagung hibrida di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera Mata Air, Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Rabu (12/2/2025). Foto: Diskominfo Kendari @2026

KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus menunjukkan komitmen serius dalam menjaga stabilitas pangan dan menekan laju inflasi daerah. Wakil Wali (Wawali) Kota Kendari, Sudirman, memimpin langsung aksi panen jagung hibrida di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera Mata Air, Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kamis (12/2/2025).

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret Pemkot Kendari dalam mengoptimalkan lahan perkotaan melalui program urban farming.

Panen jagung ini dilakukan di atas lahan seluas kurang lebih 4 hektare. Komoditas yang dipanen merupakan jagung hibrida unggul yang diproyeksikan sebagai sumber pakan ternak dan unggas, guna menjaga rantai pasok pangan di tingkat lokal.

“Pemanfaatan lahan kosong dan lahan tidur harus terus digalakkan agar menjadi produktif. Ini adalah bagian dari kebijakan Wali Kota untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah,” ujar Sudirman di sela-sela kegiatan.

Selain memanen jagung bersama para petani, Wakil Wali Kota juga menyerahkan bantuan simbolis berupa benih hortikultura (sayuran jangka pendek) kepada Ketua Poktan Sejahtera Mata Air. Bantuan ini diharapkan dapat memacu keberlanjutan program pertanian perkotaan, seperti penanaman cabai, tomat, dan sayuran lainnya di pekarangan warga.

Keberhasilan panen ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Dinas Pertanian Kota Kendari dengan berbagai pihak. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Polresta Kendari, BPS Kota Kendari, Forum TPID, Bagian Perekonomian, hingga para penyuluh pertanian lapangan.

Melalui sinergi ini, kesejahteraan petani dapat meningkat seiring dengan terjaganya stabilitas ekonomi daerah sepanjang tahun 2026. Kolaborasi antara pemerintah dan kelompok tani menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan pangan di masa depan.

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *